Psikotes menjadi salah satu tahap penting dalam proses rekrutmen Alfamart. Tes ini digunakan untuk menilai kemampuan logika, ketelitian, kepribadian, hingga kecocokan kandidat dengan pekerjaan di toko maupun gudang. Tahun 2025, format psikotes Alfamart umumnya tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, namun tetap membutuhkan persiapan yang matang. Artikel ini menyajikan contoh soal psikotes Alfamart 2025 beserta pembahasannya untuk membantu kamu mempersiapkan
Baca Juga : Belajar Kelipatan Kelas 5 Pengertian, Cara Mencari, dan Contoh Soal Lengkap
Apa Itu Psikotes Alfamart?
Psikotes Alfamart adalah serangkaian tes yang diberikan kepada para pelamar kerja untuk mengukur kemampuan:
- Numerik (angka)
- Verbal (kata dan bahasa)
- Logika penalaran
- Ketelitian dan kecepatan kerja
- Kepribadian (personality test)
Tes ini biasanya diberikan sebelum wawancara atau setelah calon karyawan lolos seleksi administrasi. Posisi yang sering membutuhkan psikotes antara lain:
- Crew store (kasir/pramuniaga)
- Gudang/distribusi
- Merchandiser
- Admin toko
Agar sukses, kandidat perlu memahami pola soal serta mengerjakannya dengan cepat dan akurat.
Jenis-Jenis Psikotes Alfamart 2025
Tes psikotes yang umum muncul pada rekrutmen Alfamart meliputi:
- Tes Aritmetika Dasar
- Tes Logika Penalaran
- Tes Verbal (Sinonim, Antonim, Padanan Kata)
- Tes Deret Angka dan Pola
- Tes Ketelitian (Koran/Pauli Test)
- Tes Kepribadian (Big Five Personality)
Mari kita bahas contoh soal lengkapnya.
Contoh Soal Psikotes Alfamart 2025 + Pembahasan
1. Contoh Soal Aritmetika Dasar
Soal 1
Jika harga 1 kotak susu adalah Rp8.500, berapa harga 7 kotak susu?
A. Rp45.500
B. Rp56.000
C. Rp59.500
D. Rp62.000
Jawaban: B
Pembahasan:
Rp8.500 × 7 = Rp59.500 → Opsi yang tepat adalah C.
Soal 2
50% dari 240 adalah…
A. 100
B. 110
C. 120
D. 140
Jawaban: C
Pembahasan:
50% = ½ → 240 : 2 = 120.
Soal 3
Kasir mencatat 128 barang pada pagi hari dan 157 barang pada siang hari. Total barang yang terjual adalah…
A. 285
B. 275
C. 295
D. 300
Jawaban: C
Pembahasan:
128 + 157 = 285 → tetapi itu opsi A.
Cek lagi:
128 + 157 = 285, jadi jawabannya A (bukan C).
Revisi: Jawaban yang benar: A.
2. Contoh Soal Deret Angka
Soal 4
2, 4, 8, 16, 32, …
Angka selanjutnya adalah?
A. 48
B. 54
C. 64
D. 72
Jawaban: C
Pembahasan:
Semua bilangan ×2 → angka selanjutnya 32×2 = 64.
Soal 5
5, 10, 20, 40, 80, …
A. 100
B. 120
C. 140
D. 160
Jawaban: D
Pembahasan:
Pola: ×2 → 80×2 = 160.
3. Contoh Soal Logika Penalaran
Soal 6
Semua kasir adalah karyawan.
Beberapa karyawan adalah pramuniaga.
Kesimpulannya?
A. Semua pramuniaga adalah kasir
B. Semua kasir adalah pramuniaga
C. Sebagian karyawan adalah kasir
D. Tidak ada kasir yang pramuniaga
Jawaban: C
Pembahasan:
Pernyataan pertama menyebut “semua kasir adalah karyawan”, maka sebagian karyawan adalah kasir.
Soal 7
Jika semua produk diskon diberi label merah, dan produk A berlabel merah, maka…
A. Produk A pasti diskon
B. Produk A tidak diskon
C. Produk A rusak
D. Produk A habis
Jawaban: A
4. Contoh Soal Verbal
Soal 8: Sinonim
Kata “efisien” memiliki arti…
A. Cepat
B. Hemat
C. Kuat
D. Mewah
Jawaban: B
Efisien = menggunakan sumber daya secara hemat.
Soal 9: Antonim
Lawan kata dari “naik” adalah…
A. Turun
B. Jauh
C. Panjang
D. Susut
Jawaban: A
Soal 10: Padanan Kata
“Kasir” : “Toko” = “Pilot” : …
A. Laut
B. Pesawat
C. Kantor
D. Motor
Jawaban: B
Kasir bekerja di toko → pilot bekerja di pesawat.
5. Contoh Soal Ketelitian (Tes Koran)
Pada tes ini, peserta biasanya diminta menjumlahkan pasangan angka secara cepat.
Contoh Soal
Jumlahkan pasangan angka berikut:
45 → 4 + 5 = …
19 → 1 + 9 = …
82 → 8 + 2 = …
Jawaban:
45 → 9
19 → 10
82 → 10
Tes ini membutuhkan kecepatan, bukan rumus kompleks.
6. Contoh Soal Kepribadian (Personality)
Tes kepribadian digunakan untuk menilai kecocokan dengan posisi kerja. Tidak ada jawaban benar-salah, tetapi jawaban harus konsisten.
Contoh Pernyataan:
Pilih salah satu:
1 = sangat tidak setuju
2 = tidak setuju
3 = netral
4 = setuju
5 = sangat setuju
Soal 1: “Saya suka bekerja dalam tim.”
Soal 2: “Saya tetap tenang saat berada dalam situasi sibuk di toko.”
Soal 3: “Saya sering lupa dengan tugas kecil.”
Tips:
- Jawablah jujur tapi sesuai karakter pekerja ritel: disiplin, ramah, cepat.
Tips Mengerjakan Psikotes Alfamart 2025
Agar hasil tes lebih maksimal, perhatikan tips berikut:
1. Latihan Deret Angka dan Aritmetika
Soal-soal numerik adalah bagian terbesar.
Biasakan menghitung cepat tanpa kalkulator.
2. Tingkatkan Kecepatan
Psikotes menilai kemampuan bekerja cepat.
Biasakan latihan timer 1–2 menit per soal.
3. Fokus pada Ketelitian
Posisi kasir membutuhkan ketelitian tinggi.
Tes koran sangat menilai seberapa teliti kamu.
4. Jawab Konsisten pada Tes Kepribadian
Jangan menjawab bertolak belakang, misalnya:
Soal 1: suka bekerja tim → “setuju”
Soal 2: tidak nyaman dalam keramaian → “setuju”
Ini menandakan inkonsistensi.
Baca Juga : Seminar Forum Rektor Indonesia, Nasrullah Yusuf Menjadi Moderator Kepala BRIN Arif Satria
Kesimpulan
Psikotes Alfamart 2025 terdiri dari berbagai jenis tes seperti aritmetika, deret angka, logika penalaran, verbal, ketelitian, dan kepribadian. Dengan memahami contoh soal dan pola pengerjaannya, kamu bisa lebih siap dalam menghadapi proses rekrutmen Alfamart. Persiapan yang baik akan meningkatkan peluang lolos ke tahap berikutnya, termasuk wawancara dan training.
Penulis : Nabila Afrianisa